Tampilkan postingan dengan label TKJ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TKJ. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 April 2013

Disk cleaner dan CD cleaner

Sebenarnya fungsi dari cd cleaner dan
disk cleaner itu sama, tapi dalam tahap
pengerjaanya itu yang berbeda, berikut
perbedaan cd cleaner dan disk cleaner :

CD cleaner proses atau prinsip kerjanya
yaitu menggosok pada bagian yang
terkena debu dan kotoran dengan ada
sikat dia kedua sisi dan cara
pembersihanya memanfaatkan
perputaran. Sedangakan disk cleaner
hanya membesihkan bagian head disk
drive dari debu dan kotoran yang
menempel, disk cleaner terdiri dari
cairan pembersih dan piringan floopy
yang anti kertas tisu.

Posedure pembersihan komponen pada periperal untuk meakukan pembersihan komponen pada PC,harus melalui cara atau prosedure tertentu. Antara satu komponen dengan komponen yang lain berbeda, sehingga memiliki urutan atau aturan tersendiri dalam metode pembersihannya.
a) Casing
Kekuatan dan keindahan terletak pada casing.
b) Floppy Disk (cara membersihkan)
-Operasikan sistem komputer.
-Masukkan disk cleaner yang telah diberi cairan pembersih kedrive A
-Pilih drive A:\ sehingga komputer akan membaca drive A , karena piringan disket diganti dengan kertas tisu yang diberi cairan pembersih maka head akan tersentuh oleh tisu.
Langkah-Langkah menscan Disk
-klik kanan pada drive yang
akan discan.
-pilih propertise.
-pilih tools
-klik check now
-klik start
c) HDD
Kecepatan : 7200 rpm
(rotation permenit).
HDD merupakan komponen yang penting dalam sebuah komputer, karena sistem operasi dan semua program beserta data-data tersimpan dalam HDD.
Langkah-Langkah
mengatur disk
-klik kanan pada drive yang akan diatur.
-pilih porpetise
-pilih tools
-klik Defragmenter now
-klik Defragmenter disk
-analized
d) VGA Card
Sering disebut display adapter adalah komponen komputer yang difungsikan untuk mengolah grafik untuk ditampilkan kedalam
layar komputer.

Kamis, 31 Januari 2013

how to instal ubuntu

Ubuntu 12.10 Quantal Quetzal telah resmi dirilis 18 Oktober lalu. Membawa dukungan untuk teknologi terbaru, perangkat dan tentu juga paket-paket yang telah diupdate ke rilis paling baru. Fitur-fitur unggulan termasuk dukungan secure boot telah diadopsi Ubuntu 12.10 dengan disertakannya Grub2 versi 2.0. Unity 6.8 yang berjalan di atas Compiz 0.9.8 menjadi satu-satunya antar muka yang secara default dibundle bersama rilis terbaru Ubuntu.



Menginstal Ubuntu 12.10 tergolong cukup mudah. Semua proses ditangani dengan antar muka garfis Ubiquity yang sangat bersahabat. Hal yang mungkin perlu diperhatikan lebih serius adalah pada proses penyiapan partisi. Pengguna baru yang sebelumnya belum pernah menginstal sistem operasi Linux apapun sebaiknya mencermati dan mempelajari proses pembuatan partisi untuk menghindari risiko kehilangan data atau terhapusnya sistem operasi lain yang sudah diinstal lebih dulu.
Bagi Anda yang belum memiliki installer Ubuntu 12.10 silahkan mendownloadnya melalui halaman download. Proses pemburningan ISO master Ubuntu dapat dipelajari melalui halaman resmi ini, dan bagi yang ingin membuat master melalui USB Flash disk silahkan mempelajarinya melalui halaman ini.

Bagi pemula, backup file-file dan dokumen penting Anda lebih dulu ke media lain seperti flash disk, HD lain atau CD/DVD. Ini sebagai langkah aman dari risiko kehilangan data jika Anda melakukan kesalahan selama proses instalasi. Perlu diingat, data dan file-file yang Anda hapus selama proses instalasi tidak dapatdikembalikan lagi.

Jika Anda akan menginstal Ubuntu 12.10 bersama sistem operasi lain, pastikan Anda telah memiliki sebuah partisi kosong secukupnya yang sudah tidak berisi data/file penting, meskipun tanpa menyiapkan partisi, Ubuntu dapat diinstal bersama OS lain dengan mode alongside namun pada tutorial ini kami tidak merekomendasikan cara tersebut.

Jalankan Live DVD / Live USB desktop Ubuntu 12.10. Pada layar Welcome silahkan pilih "Try Ubuntu" untuk memastikan apakah Ubuntu dapat berjalan baik pada perangkat yang Anda gunakan...



Anda akan dibawa ke desktop Ubuntu dengan antar muka Unity tanpa proses instalasi. Silahkan Anda nikmati sistem operasi Ubuntu yang dijalankan secara langsung ini, jika sudah yakin ingin menginstalnya ke dalam hardisk, klik ganda pada ikon "Install Ubuntu 12.10" yang terdapat pada desktop...



Pada layar pemilihan bahasa, silahkan pilih bahasa yang akan Anda gunakan atau biarkan dalam pilihan default (english). Tekan tombol "Continue" untuk melanjutkan proses...



Halaman persiapan menginstall Ubuntu akan memeriksa kesiapan perangkat meliputi kapasitas Hardisk dan koneksi internet jika ada...



Pada tahap ini, jika komputer yang Anda gunakan memiliki koneksi internet cukup cepat maka Anda dapat memilih opsi untuk menginstal software-software dari pihak ketiga atau mendownload dan menginstal update jika sudah tersedia. Namun kami tidak menyarankan untuk melakukan hal tersebut karena akan membuat proses instalasi berjalan lebih lama, dan sebaiknya putuskan koneksi internet terlebih dahulu selama proses instalasi...



Tekan tombol "Continue" untuk melanjutkan proses...

Pada layar "Installation type" Ubuntu akan mendeteksi sistem operasi yang sudah ada pada komputer. Pada tutorial ini kami akan menyusun partisi secara manual karenanya silahkan pilih opsi "Something else"...



Susunan partisi pada hardisk akan dibaca, pada contoh ini kami telah memiliki sistem operasi Ubuntu lain pada hardisk dan akan menggantinya dengan Ubuntu 12.10 sehingga kami akan menghapus partisi-partisi lama tersebut. Bagi Anda yang akan menginstal bersama sistem operasi lain maka akan melihat partisi OS tersebut dan juga partisi lain yang sudah ada termasuk partisi yang Anda siapkan untuk instalasi Ubuntu. pada langkah ini berhati-hatilah supaya tidak salah memilih partisi yang akan digunakan karena jika salah meilih maka semua isi partisi tersebut akan dihapus dan tidak dapat dikembalikan lagi.

Pilih dengan hati-hati partisi yang akan digunakan lalu tekan tombol "-" (minus) untuk menghapus partisi sehingga Anda akan memperoleh sebuah "free space"...



Setelah memiliki free space, kini saatnya menyusun partisi Ubuntu 12.10. Pilih pada free space lalu tekan tombol "+" untuk membuat partisi baru. Partisi pertama yang akan kita buat adalah partisi "/". Pada jendela Create partition, tentukan ukuran partisi yang akan dibuat pada opsi "Size:". Ukuran partisi dibuat dalam satuan MB (Mega Byte), pada contoh ini kami membuat partisi dengan ukuran 11000 MB atu sekitar 10 GB, silahkan sesuaikan kapasitas partisi dengan kebutuhan dan kapasitas hardisk yang Anda miliki. Pada ospi "Mount point:" silahkan pilih "/" dalam menu dropdown. Pada opsi-opsi yang lain biarkan pada pilihan default, tekan "OK" untuk membuat partisi "/"...




Pilih kembali pada free space yang masih ada. Partisi kedua yang akan kita buat adalah partisi swap. Tekan tombol "+", pada jendela Create partition, tentukan ukuran partisi yang akan dibuat pada opsi "Size:". Ukuran partisi dibuat dalam satuan MB (Mega Byte), pada contoh ini kami membuat partisi dengan ukuran 1024 MB atu sekitar 1 GB, silahkan sesuaikan kapasitas partisi dengan kebutuhan dan kapasitas hardisk yang Anda miliki. Pada ospi "Use as:" silahkan pilih "swap area" dalam menu dropdown. Pada opsi-opsi yang lain biarkan pada pilihan default, tekan "OK" untuk membuat partisi "Swap"...



Partisi yang akan kita buat berikutnya adalah partisi home. Partisi ini bersifat opsional yang artinya Anda tidak harus membuatnya secara terpisah dengan partisi "/". Namun kami sangat menyarankan Anda memisahkan partisi "/home" dengan partisi "/", ini akan berguna jika suatu saat Anda akan menginstal ulang Ubuntu supaya tidak perlu bersusah payah membackup data dan file-file penting yang ada dalam home. Tekan tombol "+", pada jendela Create partition, tentukan ukuran partisi yang akan dibuat pada opsi "Size:". Ukuran partisi dibuat dalam satuan MB (Mega Byte), pada contoh ini kami membuat partisi dengan ukuran 9451 MB atu sekitar 9 GB atau seberapapun sisa ruang kosong yang masih ada. Pada ospi "Mount point:" silahkan pilih "/home" dalam menu dropdown. Pada opsi-opsi yang lain biarkan pada pilihan default, tekan "OK" untuk membuat partisi "/home"...



Semua partisi yang dibutuhkan sudah siap, tekan tombol "Install Now" untuk memulai proses instalasi Ubuntu 12.10...



Langkah-langkah selanjutnya Anda hanya tinggal menentukan kota tempat tinggal pada halaman "Where are you?", menentukan keyboard layout pada halaman "Keyboard layout" yang sebaiknya biarkan pada pilihan default dan mengisi identitas pribadi Anda pada layar "Who are you?", lihat gambar-gambar berikut untuk lebih jelasnya...









Selesai menentukan semuanya, Anda tinggal menunggu proses instalasi diselesaikan...



Sebuah pemberiatahuan "Installation Complete" menandakan instalasi sudah selesai dan Anda dapat segera merestart komputer...



Komputer akan segera dinyalakan kembali. Jika Anda menginstal Ubuntu bersama sistem operasi lain maka menu grub akan ditampilkan supaya Anda dapat memilih OS apa yang akan Anda jalankan. Pilih "Ubuntu" untuk mejalankan Ubuntu yang baru saja Anda instal. Pada layar login LightDM masukkan password yang sudah Anda buat saat instalasi lalu tekan enter...



Anda akan dibawa ke desktop Ubuntu dan sistem sudah siap digunakan...




Selamat mencoba...

Rabu, 05 Desember 2012

Pengertian dan Kelebihan Linux

Hei,kali ini gue mau ngeposting tentang Linux nih... karena ada tugas dari pak Sindu buat ngeposting tentang linux jadi maklumin aja ya kalo isinya itu cuma 'copy-pate' :D hehe... So,jangan ambil negatifnya tapi ambil aja yang positifnya ^^ enjoy

Sistem operasi Unix dikembangkan dan diimplementasikan pada tahun 1960-an dan pertama kali dirilis pada 1970.
Proyek GNU yang mulai pada 1984 memiliki tujuan untuk membuat sebuah sistem operasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan secara total terdiri atas perangkat lunak bebas. Tahun 1985, Richard Stallman mendirikan Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan mengembangkan Lisensi Publik Umum GNU (GNU General Public License atau GNU GPL). Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti pustaka, kompiler, penyunting teks, shell Unix dan sistem jendela) diselesaikan pada awal tahun 1990-an, walaupun elemen-elemen tingkat rendah seperti device driver, jurik dan kernel masih belum selesai pada saat itu. Linus Torvalds pernah berkata bahwa jika kernel GNU sudah tersedia pada saat itu (1991), dia tidak akan memutuskan untuk menulis versinya sendiri
Linux adalah sebuah program open source yang gratis di bawah lisensi GNU, sistem operasi 32-64 bit, yang merupakan turunan dari Unix dan dapat dijalankan pada berbagai macam platform perangkat keras mulai dari Intel (x86), hingga prosesor RISC. Linux sebagai program open source yang gratis Salah satu yang membuat Linux terkenal adalah karena gratis. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.
Kebebasan yang paling penting dari Linux, terutama bagi programmer dan administrator jaringan, adalah kebebasan memperoleh kode sumber (source code) dan kebebasan untuk mengubahnya. Ini berimplikasi pada beberapa hal penting. Pertama keamanan, yang kedua dinamika.

Pengertian Linux
Linux (diucapkan linaks atau /linuiks/) adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapapun.
Nama “Linux” berasal dari nama kernelnya (kernel Linux), yang dibuat tahun 1991 oleh Linus Torvalds.
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer,dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).
Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) (seperti GNOME dan KDE), dan paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, dan Gnumeric.

Kelebihan Linux
1. Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka. Sehingga dapat dikatakan, tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.
2. Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker. Namun, kini, pandangan ini salah besar. Linux mudah digunakan dan dapat dikatakan hampir semudah menggunakan Windows.
# Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux. Kita dapat mengakses situs web Open Source as Alternative untuk memperoleh informasi yang cukup berguna dan cukup lengkap tentang alternatif aplikasi Windows di Linux.
# Keamanan yang lebih unggul daripada Windows. Dapat dikatakan, hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Di mana, Linux sejak awal didesain multi-user, yang mana bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Pada Windows, hal ini tidaklah terjadi. Sehingga bila dilihat dari sisi maintenance / perawatan data maupun perangkat keras-pun akan lebih efisien. Artikel yang menunjang argumen ini:
* Linux dan Virus.
* melindungi Windows dari serangan virus dengan menggunakan Linux.
# Linux relatif stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti. Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut. Sehingga, tidaklah mengherankan bila Linux mempunyai pangsa pasar server dunia yang cukup besar.
# Linux mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras (hardware) yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Komputer-komputer yang lama ini tidak perlu dibuang dan masih dapat digunakan untuk keperluan tertentu dengan menggunakan Linux (sebagai penunjang informasi dapat membaca artikel “Don’t Throw That Old PC Away–Give It New Life with Linux“). Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama. Pada Windows, kita seakan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan perangkat keras. Sebagai contoh, beberapa bulan lalu, telah dirilis Windows Vista. Beberapa dokumen yang dibuat dalam Windows Vista tidak dapat dibuka dalam Windows XP. Sehingga, mau tidak mau, kita harus beralih ke Windows Vista, dan itu berarti meng-upgrade atau membeli perangkat keras (hardware) baru yang lebih bagus (perangkat keras minimum Windows Vista dapat dilihat Microsoft.com). Atau, bisa jadi ada aplikasi-aplikasi yang dibuat beberapa tahun yang lalu tidak dapat dibuka lagi di Windows Vista, karena sudah tidak didukung lagi oleh Microsoft.